BERITA45.COM, LUWU TIMUR – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) semakin memperkuat komitmennya, terhadap lingkungan, dengan mengembangkan inisiatif berbasis ekonomi sirkular.
Salah satu program unggulannya adalah pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi, yang dilakukan di Desa Balantang, Kabupaten Luwu Timur.
Direktur Keberlanjutan PT Vale, Bernardus Irmanto, menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari visi besar perusahaan, dalam menciptakan industri hijau yang berkelanjutan.
“Keberlanjutan bukan hanya sebatas komitmen, tetapi harus diimplementasikan dalam aksi nyata. Mengolah limbah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, adalah bagian dari solusi untuk mengurangi pencemaran lingkungan,” ujarnya.
PT Vale tidak hanya berfokus pada pengelolaan limbah minyak jelantah, tetapi juga berupaya membangun kesadaran masyarakat, dalam menerapkan gaya hidup ramah lingkungan.
Program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi industri lain, dalam menerapkan konsep ekonomi sirkular secara lebih luas.
Head of External Relations PT Vale, Endra Kusuma, menambahkan, program ini juga bertujuan memperkenalkan konsep bisnis berbasis keberlanjutan kepada masyarakat.
“Kami ingin mengajak warga untuk berpikir lebih jauh, tentang bagaimana limbah bisa dimanfaatkan. Jika dikelola dengan baik, ini bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan,” jelasnya.
Pj. Kepala Desa Balantang, Nasir Dj, mengapresiasi langkah PT Vale, dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Program ini sangat bermanfaat. Kami berharap inisiatif seperti ini bisa terus dikembangkan, agar dampaknya semakin luas,” katanya.
Dengan berbagai upaya konkret ini, PT Vale semakin mengukuhkan perannya sebagai perusahaan, yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sektor industri lainnya, dalam menciptakan ekosistem bisnis yang lebih berkelanjutan.