BERITA45.COM, MAKASSAR – Keluarga besar Muhammadiyah Sulsel menggelar kegiatan Syawalan atau silaturahmi Idulfitri di Balai Sidang Muktamar, Kampus Unismuh Makassar, Sabtu, 20 April 2024.
Sebelumnya, pagi hari, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Abdul Mu’ti, melakukan pencanangan pembangunan gedung Laboratorium Terpadu dan Gedung Serbaguna Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.
Pencanangan ini ditandai dengan penekanan tombol sirine secara bersama-sama, oleh Prof Abdul Mu’ti, Ketua PP Muhammadiyah Prof Irwan Akib, Rektor Unismuh Makassar Prof Ambo Asse MAg, dan Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unismuh Makassar Prof Gagaring Pagalung.
Turut mendampingi, para anggota Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Wakil Rektor Unismuh Makassar.
Ketua Panitia Syawalan, yang juga Wakil Rektor II Unismuh Makassar, Prof Andi Sukri Syamsuri mengatakan, acara tersebut menjadi bukti eksistensi Muhammadiyah di tengah masyarakat.
Ia pun menyampaikan terima kasih, atas penunjukan Unismuh Makassar sebagai tuan rumah Syawalan Keluarga Besar Muhammadiyah Sulsel.
Prof Andis, sapaan akrab Wakil Rektor II Unismuh tersebut, menyebutkan, ada tiga acara yang dilakukan bersamaan hari ini.
Pertama, pencanangan pembangunan gedung laboratorium terpadu Unismuh Makassar dan Gedung Serbaguna di Kompleks Unismuh Health Center.
“Gedung Laboratorium Terpadu ini sebenarnya 14 lantai, lantai paling bawah digunakan sebagai basement, dan lantai paling atas atau rooftop akan dimanfaatkan sebagai Lounge,” ungkap Rakhim.
Laboratorium itu disebut terpadu, kata Rakhim, karena semua laboratorium akan dipadukan di situ. Laboratorium dari semua fakultas dan prodi akan ditempatkan di gedung baru itu.
Ia melanjutkan, bahwa lantai 1 hingga 8 akan dimanfaatkan sebagai laboratorium. Lantai 9 dan 10 akan dijadikan kantor pusat studi yang ada di Unismuh.
Lantai 11 akan dimanfaatkan sebagai ruang arsip dan dokumen. Sementara lantai 12 akan digunakan sebagai ruangan seminar. Terakhir, bagian atas akan digunakan sebagai lounge.
Laboratorium tersebut, kata Rakhim, diperkirakan menelan biaya sebesar Rp52,9 miliar.
Pagi itu, juga dilakukan pencanangan gedung serbaguna di kompleks Unismuh Health Center. Ini merupakan fasilitas multifungsi untuk masyarakat, termasuk sebagai tempat pertemuan dan perayaan pernikahan.
Bangunan serbaguna tersebut cukup luas, dengan ukuran 60×40 meter, yang dibangun tiga lantai.
Di atas kompleks tersebut, saat ini berdiri Rumah Sakit PKU Unismuh Makassar setinggi 8 Lantai, dan Gedung Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unismuh setinggi 12 lantai, yang masih dalam proses pembangunan.
Kegiatan kedua, ungkap Andis, yakni Syawalan, atau silaturahmi Idulfitri yang dihadiri ribuan warga Muhammadiyah se Sulsel.
“Hadir Pimpinan Wilayah, Pimpinan Daerah, pimpinan perguruan tinggi dan warga Muhammadiyah se Sulsel,” ujarnya.
Ketiga, ada pula stand pembuatan kartu tanda anggota Muhammadiyah bagi sivitas akademika Unismuh Makassar.
Hal ini merupakan salah satu program Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCR-PM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel.